BAB
1
A.PENGERTAN
BELAJAR
Belajar adalah suatu
proses usaha yang dilakukan seseorng untuk memperoleh suatu perubahan tingkah
laku yang baru secara keseluruhann , sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam
interaksi dengan lingkungannya.
Ciri-ciri
perubahan tingkah laku dalam belajar yaitu:
1.
Perubahan
terjadi secara sadar
2.
Perubahan
dalam belajar bersifat kontinu dan funsional
3.
Perubahan
dalam belajar bersifat positif dan aktif
4.
Perubahan
dalam belajar bukan bersifat sementara
5.
Perubahan
dalm belajar bertujuan atau terarah
6.
Perubahan
mencakup seluruh aspek tingkah laku
B.JENIS-JENIS BELAJAR
1.
Belajar
bagian ( part learning, fractioned learning )
2.
Belajar
dengan wawasan ( learning by insight )
3.
Belajar
diskriminatif ( discriminatif learning )
4.
Belajar
global / keseluruhan ( global whole learning )
5.
Belajar
insidental ( incidental learning )
6.
Belajar
instrumental ( instrumental learning )
7.
Belajar
intensional ( intentional learning )
8.
Belajar laten ( latent learning )
9.
Belajar
mental ( mental learning )
10. Belajar produktif ( produktive learning
)
11. Belajar verbal ( verbal learning )
TEORI-TEORI BELAJAR
1.
TEORI
GESTALT
Didalam belajar yang
terpenting adalah adanya penyesuaian pertama yaitu memperoleh response yang
tepat untuk memecahkan problem yag dihadapi.
Prinsip belajar menurut
teori Gestalt.
a)
Belajar
berdasarkan keseluruhan
b)
Belajar
adalah suatu proses perkembangan
c)
Siswa
sebagai organisme keseluruhan
d)
Terjadi
transfer
e)
Belajar
adalah reorganisasi pengalaman
f)
Belajar
harus dengan insight
g)
Belajar
lebih berhasil bila berhubungan dengan minat keinginan dan tujuan siswa
h)
Belajar
berlangsung terus menerus
2.
Teori
Belajar Menurut J.Bruner
Kata Bruner belajar
tidak untuk mengubah tingkah laku seseorang tetapi untuk mengubah kurikulum
sekolah menjadi sedemikian rupa sehingga siswa dapat belajar lebih banyak dan
mudah.Dalam lingkungan banyak hal yang dapat dipeljari siswa, yaitu dapat
digolongkan menjadi; a) enactive, b) iconic, c) symbolic.
Dalam belajar guru
perlu memperhatikan empat hal yaitu:
1)
Mengusahakan
agar setiap siswa berpartisipasi aktif
2)
Menganalisis
struktur materi yang akan diajarka
3)
Menganalisis
sequnce
4)
Memberi
reinforcement dan umapan balik ( feed-back ).
3.
TEORI
BELAJAR dari PIAGET
Pendapat Piaget
mengenai perkembangan proses belajar pada anak-anak adalah sebagai berikut:
1)
Anak
mempunyai struktur mental yang berbeda dengan orang dewasa.
2)
Perkembangan
mental pada anak melalui tahap-tahap tertentu.
3)
Berlangungnya
tahap-tahap perkembangan itu melalui sesuatu urutan tertentu , tetapi jangka
waktu untuk berlatih dari suatu tahap yang lain tidaklah selalu sama pada
setiap anak.
4)
Perkembangan
mental anak dipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu kemasakan, pengalaman , interaksi
sosial , dan equilibration.
5)
Ada
3 tahap perkembangan, yaitu
a.
Berpikir
secara intutiatif 4 tahun
b.
Beropperasi
secara konkret 7 tahun
c.
Beroperasi
secara formal 11 tahun.
4.
TEORI
dari R.Gagne
Gagne memberikan dua
definsisi yaitu:
1)
Belajar
ialah suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan , keterampilan ,
kebiasaan, dan tingkah laku .
2)
Belajar
adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang diperoleh dari instruksi.
Gagne mengatakan pula
bahwa segala sesuatu yang dipelajari oleh manusia dapat dibagi menjadi 5
kategori, yang disebut “ the domains of learning” yaitu keterlampilan
,motoriks, informasi verbal , kemampua intelektual, strategi kognitif, dan
sikap.
BAB
2
A.TEORI-TEORI
MENGAJAR
Teori-teori yang dimaksud dikaitkan dengan apa mengajar itu. Mengajar
adalah penyerahan kebudayaan berupa pengalaman-pengalaman dan kecakapan kepada
anak .
Pembelajaran yang Efektif
A.HAKIKAT PEMBELAJARAN EFEKTIF
Perencanaan
pembelajaran berkenaan dengan keputusan yang diambil guru dalam
mengorannisasikan , mengimplementasikan , dan mengevaluasi hasil pembelajaran (
Burden & Byrd, 1999).Perencanaan merupakan tugas hsil pembelajaran sangat penting dilakukan oleh guru. Tujuan perencaaan adalah
memberi jaminan pembelajar akan belajar dengan baik.Oleh karena itu ,
perencanaan membantu menciptakan , mengelola, dan mengorganisasi
peristiwa-peristiwa pembelajaran yang memungkinkan kegitan belajar terjadi.
B.FAKTOR-FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN KEGIATAB
PEMBELAJARAN
1)
Isi
( Content ) Pelajaran
2)
Bahan
3)
Strategi
Pembelajaran
4)
Perilaku
Guru
5)
Menstruktur
Pelajaran
6)
Lingkungan
Belajar
7)
Pebelajar
8)
Durasi
Pembelajran
9)
Lokasi
Pembelajaran
C.KARAKTERISTIK GURU
1)
Banyak
pengalaman mengajar
2)
Filosofi
belajar-mengajar
3)
Pengetahuan
guru tentang isi pelajaran
4)
Gaya
guru dalam mengorganisasikan
pembelajaran
5)
Harapan-harapan
menata kelas
6)
Perasaan
aman dan kontrol pembelajaran.
D.GURU YANG EFEKTIF
Rosanshine ( 1989 ) mengidentifikasikan 6 hal tentang guru yang efektif sebagai
berikut:
1)
Melakukan
Reviu Harian
2)
Menyiapkan
Materi Baru
3)
Melakukan
Praktik Terbimbing
4)
Menyediakan
Balikan dan Koreksi
5)
Melaksanakan
Praktik Mandiri
6)
Reviu
Mingguan dan Bulanan
E.PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF
Pendekatan pembelajaran yang efektif adalah
pendekatan pembelajtan yang berpusat pada pebelajar.Dalam hal ini banyak
pendekatan yang dapat dipelajari, namun dalam hal ini hanya 3 jenis pendekatn
yang saat ini banyak diterapkan , yaitu:
1)
Belajar
Mandiri ( Independent Learning )
Belajar mandiri ialah merupak kegitatan
inti.Peningkatan yang ditekankan pada belajar mandiri diakui bahwa belajar
bukan sesuatu yang dapat dilakukan oleh orang lain untuk pebelajar, melainkan
harus dikerjakan oleh pebelajar itu sendiri.
Manfaat belajar mandiri yaitu belajar
aktif, kebutuhan individual pebelajar , motivasi pebelajar, dan peranan
pengajar yang sangat berperan.
2)
Pembelajaran
Terpadu ( Integrated Learning )
Pembelajaran terpadu merupakan suatu
pendekatan pembelajaran untuk mencapai keterampilan – keterlampilan belajar
sepanjang hayat. Pendekatan pembelajaran terpadumrpusatembantu pebelajar
memalui belajar aktif, menilai diri sendiri, individualisasi, dan belajar mandiri.
3)
Belajar
Berbasis Masalah ( Problem-Based Learning )
Belajar berbasis masalah (BBM) adalah
belajar yang berpusat pada pebelajar dan
juga menggambarkan metode belajar inti atau suplemen pembelajaran.